OHLG Tips 2
Hallo rekan-rekan aeromodelling semuanya!
Saya ingin bercerita tentang pengalaman saya dalam menerbangkan model OHLG. Saya biasanya latihan pada hari sabtu dan hari minggu. Kedua hari tersebut sangat spesial bagi saya, karena pada kedua hari tersebut biasanya saya bersama beberapa rekan aeromodelling (My team) berlatih menerbangkan pesawat model. Kami biasanya membawa banyak pesawat model saat latihan, dan tiap-tiap dari kami membawa model kesukaanya masing-masing. Tiap latihan paling tidak ada glider radio control (rc glider),dan kadang rc fixed wing serta tidak ketinggalan model free flight.
Saya biasanya membawa model OHLG dan F1H glider. Kedua model tersebut adalah favorit saya. tapi kadang-kadang hanya salah satu saja yang saya bawa. Beberapa waktu yang cukup lalu, saya membawa model OHLG untuk saya terbangkan di tempat latihan, saya bersama kawan-kawan sehobi biasanya terbang di kawasan selatan stadion sultan agung bantul ( bagi pembaca yang rumahnya di jogjakarta, silakan mampir,Ya!).
Kebetulan waktu itu kami latihan masih pagi- kira-kira jam 8-an. Waktu itu keadaaan lapangan agak panas dengan angin yang bertiup perlahan. Keadaan ini merupakan salah satu tanda-tanda kehadiran thermal ,lho!. Selain itu kebetulan ada asap yang cukup tebal hasil pembakaran sampah, yang kemudian ternyata asp tersebut dapat juga kita jadikan navigasi bagi kita untuk menentukan arah angin juga. Sebagai contohnya adalah saat itu asap berasal dari selatan, ternyata arah perginya asap menuju ke utara sedikit condong ke timur (itu arah anginnya).
Waktu itu saya membawa model dengan model kotak dengan cara belok menggunakan stabilo. Biasanya khan kita membelokan model OHLG menggunakan fin.Dengan setingan tertentu saya mulai melakukan gliding, ternyata masih kurang belok,lalu tinggal melakukan perubahan pada tilt pada stabilonya, alhasil model OHLG saya berbelok cukup baik. Lalu saya lempar, sampai beberapa kali dan akhirnya telah ditemukan cara melempar OHLG ini dengan baik.Saya bisa melakukan lemparan yang cukup bagus dengan model ini dengan lemparan dua jari. Tapi pada akhirnya pesawat model OHLG saya hilang karena terbawa thermal, hal inilah yang harus kita consider bersama bahwa kita harus memberi perangkat dethermalizer agar model dapat diatur lama terbangnya( wah..lupa saya…..yaaa. sudah laah)
Semuanya memang perlu diperhatikan agar supaya kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan (…kaya orang ceramah..). Hal-hal tersebut hendaknya menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk terus dikenang,agar bisa menjadi suatu pengalaman yang tidak ternilai di hari-hari yang akan datang. Karena siapa tahu kita bisa mencapai sesuatu yang tidak kita impikan sebelumnya,yang membawa kita bisa melampaui semuanya yang pernah menjadi ganjalan kita. Yaaa hal tersebut mungkin bisa kita jadikan filosofi dalam berlatih khususnya didunia aeromodelling.
Bayangkan saja, kita semula adalah orang yang bisa dikatakan tidak tahu apa-apa,lalu kita bisa menjadi sesuatu yang sangat diinginkan semua orang,….itu merupakan kesuksesan yang tak ternilai harganya……semua itu merupakan hasil perjuanangan kit yang dicapai melalui berbagai halangan dan rintangan yang menghadang.
Sekian dulu cerita saya. Semoga bisa diambil hikmahnya.Terima kasih









Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk Wordpress dengan installasi mudah. Salam!
http://www.lintasberita.com/Hiburan/OHLG_Tips/
Comment by Lintasberita — December 29, 2007 @ 5:11 am
Halo, salam kenal. Saya juga seorang pecinta aeromodelling. Saya di Solo..
Comment by MboEnkZ41 — August 9, 2009 @ 10:52 am